STIT Ihsanul Fikri Pabelan Gelar Tarhib Ramadhan 2025 dengan Semangat Iman dan Takwa


Mungkid, 26 Februari 2025 – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ihsanul Fikri Pabelan menggelar kegiatan Tarhib Ramadhan pada Rabu, 26 Februari 2025, bertempat di Gedung STIT Ihsanul Fikri. Acara ini diadakan sebagai bentuk persiapan spiritual bagi seluruh civitas akademika dalam menyambut bulan penuh berkah dengan penuh keimanan dan ketakwaan.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, KH Muhtadi Kadi, Lc., yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Ihsanul Fikri. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pentingnya menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih, penuh keikhlasan, dan kesiapan untuk meningkatkan ibadah. Dengan tema “Ramadhan Tiba, Sambut dengan Full Iman dan Takwa”, KH Muhtadi Kadi mengajak seluruh peserta untuk memaksimalkan ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta menjadikan Ramadhan sebagai momentum perbaikan diri.

Acara ini diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia, Bangun Peradaban Mulia, yang merupakan mahasiswa dari Program Studi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI). Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar agenda tahunan, tetapi juga menjadi momen refleksi dan motivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kedekatan kepada Allah SWT. “Tarhib Ramadhan ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan hati yang tulus,” ujarnya.

Selain tausiyah, kegiatan ini juga diisi dengan doa bersama serta diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Salah satu poin penting yang disampaikan oleh KH Muhtadi Kadi adalah “Jadilah keluarga Allah dengan wasillah Qur’an. Al-Qur’an adalah kalam-Nya, petunjuk-Nya”, yang mengajak seluruh peserta untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah melalui pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga menekankan bahwa membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an merupakan bagian dari upaya mempersiapkan diri menjadi hamba yang lebih baik di bulan Ramadhan dan seterusnya.

KH Muhtadi Kadi juga menambahkan bahwa “Doa adalah kebutuhan manusia seperti halnya kita bernapas tanpa diperintah. Jika doa hanya dijadikan sebagai penglipur lara atau obat, maka itu seperti mengkhianati nikmatnya”. Dengan kata lain, doa seharusnya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar sarana pelarian dari kesulitan semata.

Para mahasiswa serta dosen tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab yang membahas berbagai persiapan menyambut Ramadhan, termasuk bagaimana mengelola waktu agar ibadah dan aktivitas akademik tetap berjalan seimbang. Narasumber juga memberikan beberapa tips praktis untuk meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadhan, seperti menyusun target ibadah, meningkatkan kualitas salat malam, serta memperbanyak sedekah dan amal kebajikan.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, tetapi juga membangun kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah di antara seluruh civitas akademika STIT Ihsanul Fikri. Diharapkan, dengan adanya kegiatan ini, semangat menyambut bulan suci Ramadhan semakin meningkat dan memberikan pengaruh positif dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan kampus maupun di masyarakat.

STIT Ihsanul Fikri berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang bermanfaat dalam meningkatkan kualitas keislaman dan keilmuan bagi mahasiswa, dosen, serta seluruh elemen yang terlibat. Dengan kesiapan yang optimal, diharapkan seluruh keluarga besar STIT Ihsanul Fikri dapat meraih keberkahan dan keutamaan bulan suci ini dengan sebaik-baiknya.

link youtube: https://youtube.com/live/0hkzM3Tcolo?feature=share

Humas STIT Ihsanul Fikri Pabelan


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *